jump to navigation

Protection SSID Wireless June 22, 2009

Posted by Herwin Anggeriana in IT Knowledge, Wireless.
trackback

Ketika kita ingin melakukan configure perangkat wireless, kita akan menemukan istilah SSID.

Istilah SSID adalah Service Set Identifier, secara default SSID dimasukkan dalam header packet wireless tiap 10 milisecond. Tujuan diterapkan SSID adalah sebagai identitas sebuah WLAN dengan WLAN lainnya. Ingat SSID hanya sebagai identitas jaringan wireless anda bukan sebagai proteksi wireless anda.

Dengan adanya SSID dalam jaringan wireless, bukan berarti jaringan wireless anda secure. Hacker dengan mudahnya dapat membajak SSID wireless dengan packet sniffer.

Beberapa langkah untuk memproteksi SSID wireless anda sehingga lebih aman :

  1. Menempatkan jaringan wireless di belakang interface routed-nya
  2. Menjaga keberadaan fisik access point / perangkat wireless anda agar tidak mudah seseorang melakukan reset dan configurenya tanpa anda ketahui.
  3. Mematikan SSID broadcasting
  4. Lakukan rotasi broadcast key anda setiap 1 hari 1x.
  5. Lakukan encryption dan otentifikasi untuk akses seperti VPN
  6. Menggunakan protocol EAP
  7. Menset session timeout setiap 5 menit
  8. Lakukan implementasi keamanan yang mencakup intrusion protection

By : Herwin Anggeriana

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s