jump to navigation

PIN BBM di BlackBerry 10 Tidak Berlaku September 27, 2012

Posted by Herwin Anggeriana in General Knowledge, IT Knowledge.
Tags: , , , , ,
trackback

BlackBerry 10
Image Copy From Mashable.com

RIM memperkenalkan update sistem operasi BlackBerry 10 versi beta pada tanggal 25 September kemarin. Fungsional dari sistem operasi terbaru ini memungkinkan para pengembang ( developer ) terkoneksi dengan BBM, BlackBerry Hub, Notification dan layanan lainnya. Sesuatu yang unik yang akan dihapuskan dalam sistem operasi terbaru ini yaitu BlackBerry Messenger di BlackBerry 10 tidak memerlukan PIN layaknya sistem operasi BlackBerry Messenger sebelumnya.

Bagi para pengembang ( developer ) yang ingin melakukan update rillis ke BlackBerry 10 sangat disarankan untuk membuat BBID baru. Sedangkan bagi pengguna yang sudah mengupdate sistem operasi BlackBerry 10 tidak akan bisa berchatting ria dengan pengguna BBM versi lama.

Untuk mengatasi hal tersebut pihak RIM mengeluarkan update patch BBM bagi pengguna perangkat BlackBerry 7.6 dan lainnya. Fungsional dari update patch tersebut akan memisahkan BBM dari PIN perangkat dan memindahkan ke BBID. Hal ini dilakukan oleh RIM dengan tujuan BlackBerry ID akan menjadi single login untuk setiap layanan BlackBerry.

Jika memang keinginan pihak RIM menjadikan BlackBerry ID sebagai single sign in, menurut analisa saya kekuatan BBM yang mayoritas disukai pengguna adalah adanya PIN. Seandainya ingin mencapai fungsional single sign in, apakah ini tidak cukup merepotkan bagi user untuk mengupdate patch terlebih dengan cukup lemotnya koneksi internet di indonesia? pada sisi lain, apa yang dilakukan RIM sebenarnya ingin merujuk kepada penerapan cloud computing dengan mekanisme single sign in seperti yang dilakukan google, Kenapa pihak RIM tidak mempertahankan keunikan fungsional dan meningkatkan skalabilitas dari PIN itu?

Kenapa tidak dibalik saja proses perubahannya, misalnya PIN dijadikan sebagai single sign in BlackBerry ID dengan penerapan encryption password, bukankah itu jauh lebih nyaman bagi user? so user cukup memasukan password dan fungsional BlackBerry ID mendeteksi PIN dan password sebagai authentication sign in?
Apakah konsep RIM ini tidak menimbulkan kesan merepotkan dan bertele-tele di mata user? Bagaimana menurut kalian?

Lets comment in twitter @aherwin

%d bloggers like this: